Home Sports Basket Ball Peluh Pertama di Lapangan Tengah

Peluh Pertama di Lapangan Tengah

296
0
Pertandingan basket

Rabu 10 Oktober 2018, akhirnya hari yang dinanti-nanti tiba, yakni Pembukaan Temu
Kolese 2018. Setelah mengikuti upacara pembukaan yang meriah, seluruh peserta
dikumpulkan di sport hall dan mengikuti sosialisasi yang menjelaskan kegiatan seharian
secara keseluruhan. Pertandingan olahraga dilakukan setelah jam makan siang. Siang ini
matahari cukup terik mengiringi pertandingan-pertandingan olahraga, apalagi semuanya
dilakukan diluar ruangan kecuali badminton.

Pertandingan basket di hari pertama dimulai pukul 14.00. Dimana basket putra bertanding di sebelah lapangan voli yang bertepatan di lapangan SMP Kanisius. Tim yang
pertama bertanding yakni antara Slamet Riyadi melawan Sudirman. Dimana pada Tekol kali ini, setiap pertandingan dilakukan kolaborasi antar 8 kolese (untuk yang putra), sehingga setiap tim pasti gabungan dari kolese-kolese yang ada.

Pertandingan basket kali ini cukup menarik diawal, dimana tim Sudirman awalnya
mendominasi jalannya pertandingan, sampai pada saat nya kemudian tim Slamet Riyadi
berhasil membalikan keadaan. Animo dari supporter nampaknya belum terlalu terlihat, hal itu juga yang membuat pertandingan pertama kurang semarak .

Pada kuarter ke 3 tim Sudirman berusaha menyamakan pertandingan dengan
mengejar skor, namun hal tersebut belum sampai pada tahap berhasil memimpin
pertandingan. Pada akhirnya kedua tim harus berpuas pada hasil pertandingan dengan skor 33-26 kemenangan atas tim Slamet Riyadi.

Pertandingan selanjutnya yang berlangsung ialah basket putera antara tim Budi
Utomo melawan tim basket Ngurah Rai. Untuk pertandingan kedua kali ini lebih sengit dan lebih menantang. Penonton pun terlihat lebih menarik saat menyaksikannya. Angka skor yang berkejar-kejaran menandakan kedua tim sama kuat. Walaupun demikian, tim Budi Utomo berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis yakni 31-29.

Setelah peluit panjang ditiup tanda pertandingan telah selesai, kedua tim berjabat
tangan hangat. Karena segalanya disini mengutamakan dan menjunjung tinggi toleransi,
perbedaan yang ada justru membuat satu sama lain menjadi lebih dekat. Untuk itulah tujuan kolaborasi kompetisi diadakan. Maju terus Kolese, tetap junjung sportivitas!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here