Home News Berbeda, Siapa Takut?

Berbeda, Siapa Takut?

307
0
Semua kontingen berkumpul di Sport Hall

Setelah dibuka dengan upacara pembukaan, Temu Kolese dilanjutkan dengan pendampingan singkat yang pertama. Sesi diisi dengan pengelompokan tim berdasarkan kelompok peserta/panitianya, sesuai dengan tema Temu Kolese 2018, kerjasama walaupun tidak sama. Mars dari masing-masing sekolah pun dinyanyikan dari berbagai penjuru Sport Hall Kolese Kanisius. Meskipun demikian, mars tetap dinyanyikan dengan kompak.

Sesi dilanjutkan dengan penjelasan mengenai tema “Embracing Diversity” oleh Pater Agustinus Suharyadi, SJ selaku Koordinator Umum Temu Kolese 2018. Seperti yang dikatakan oleh Pater Suhar, tema ini merupakan lanjutan dari tema Temu Kolese 2015,  “My Earth, My Mother”. Lebih lanjut lagi, dikatakan bahwa Temu Kolese 2018 berangkat dari tiga keprihatinan Jesuit Provindo, yaitu radikalisme agama, kemiskinan, serta kerusakan lingkungan hidup.

Oleh karena itu, tema tersebut berkesinambungan dengan tema Temu Kolese 2015, keprihatinan terhadap bangsa kita, kolese yang merupakan bagian dari Indonesia, serta kepedulian dengan situasi masyarakat Indonesia saat ini. Bukan tanpa tujuan, Temu Kolese 2018 diselenggarakan untuk menjadi ajang perjumpaan dan kerjasama siswa-siswa antar kolese di Indonesia, menunjukkan bahwa kita berbeda namun memiliki dasar yang sama, yaitu semangat ignasian. Tekol ini juga bertujuan untuk membangun relasi antar kolese dan Gusdurian, dan yang terakhir adalah menggelorakan semangat Sumpah Pemuda, bertepatan dengan peringatan 90 tahun Sumpah Pemuda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here